SUPPORT ONLINE

Konveksi Toko Abi
Dudi Santosa
Email
infokonveksiabi@gmail.com
Telepon
021 7327 969
Ponsel
0878 0818 9049
WhatsApp
085715470979
Facebook
konveksitokoabi
Google+
117124858159103443958
Alamat
Komplek Pajak Cipadu, JL. Kasuari Raya No 6, Kel. Cipadu Jaya, Kec. Larangan, Kota Tangerang
Konveksi-Seragam, 15155

Paket Umroh Terbaru

KONVEKSI SERAGAM DI KARAWACI TANGERANG

KONVEKSI SERAGAM DI KARAWACI TANGERANG Konveksi Toko abi melayani pemesanan pakaian seragam, seragam kerja, seragam kerja tambang, seragam PDH, seragam tk, seragam almamater, seragam sekolah, seragam pabrik, Seragam linmas, seragam satpol PP, seragam hotel, seragam rumah sakit, dll. Kami produksi berbagai jenis seragam kantor (kemeja seragam, celana jeans tambang, kaos olahraga, jaket, polo shirt, dll) ,kaos promosi, jas almamater, jaket almamter, kemeja kerja, kemeja promosi, kemeja komunitas,kaos event,rompi,seragam kerja, Training Olah-Raga dan lainnya. untuk keperluan Anda dengan selalu mengutamakan harga nan kompetitif, kualitas produk jua layanan profesional.Kami melayani pesanan seragam kerja pabrik ke seluruh pelosok indonesia.

Konveksi toko abi didukung workshop sendiri , dan penjahit nan sudah berpengalaman tahunan dalam mengerjakan berbagai keperluan seragam juga baju kerja. Dengan bekasl pengalaman yang kami miliki, kami siap memberikan pelayanan untuk anda. Ajuaya pela

KONVEKSI SERAGAM DI KARAWACI TANGERANG


Kia Trans Adalah Penyedia Layanan Jasa Ekspedisi, Dan kirim Barang Yang Berpusat Di Jakarta Dengan Cakupan Wilayah Yang Luas Dan Hampir Ke Seluruh Pelosok Indonesia Serta Dukungan Armada Jasa Ekspedisi Dan Pengiriman Barang Yang Prima Baik Jasa Angkutan Barang Via Darat, Laut, Maupun Udara Dengan Harga Dan Tarif Yang Relatif Murah. Sebagai Perusahaan Penyedia Jasa Ekspedisi Dan Jasa Pengiriman Barang, Kami Senantiasa Selalu telah Memberikan Yang Terbaik Akan Kebutuhan Anda Khususnya Jasa Ekspedisi Dan Jasa kirim Barang Serta Jasa Angkutan barang, Baik Angkutan Barang Melalui Laut, Darat Dan Udara. Jasa Ekspedisi Jakarta Dan kirim Barang Dengan Didukung Oleh Sumber Daya Manusia Yang Handal, Armada Yang Prima, Serta Cakupan Pengiriman Ekspedisi Yang Luas Dan Hampir Ke Seluruh Indonesia, Antara Lain : Jasa Ekspedisi Yang Kami Tawarkan Adalah Ekspedisi Dan Pengiriman Barang Via Darat, Laut, Dan Udara Dengan Harga Yang Relatif Murah. Segera Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Harga Pengiriman Yang Kompetitif. Tim Kami juga Akan Selalu Siap Membantu Anda Untuk Solusi Akan Jasa Ekspedisi Dan kirim Barang.  
saco-indonesia.com, Jenazah Edi, kakek yang dibuang ambulans di Lampung akhirnya telah dimakamkan. Sudah lima hari jenazah Edi disimpan di lemari pendingin gedung instalasi forensik dan kamar mayat RSUD Abdul Muluk Lampung. Edi telah meninggal dunia pada Rabu (22/1) lalu. Jenazah Edi telah dimakamkan di TPU milik rumah sakit setempat di Jagabaya II, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung pagi tadi, Senin (27/1). Dalam prosesi pemakaman tersebut, nampak beberapa orang yang telah mengenal almarhum semasa hidup dan sejumlah pegawai rumah sakit yang telah mengantar jenazah dari rumah rumah sakit menuju tempat peristirahatannya terakhir. Hadi, salah satu staf bagian instalasi forensik dan kamar mayat RSUD Abdul Muluk Bandar Lampung telah mengungkapkan, pemakaman ini juga sudah sesuai protap dari rumah sakit. Sebelum dimakamkan, almarhum telah mendapatkan pengurusan jenazah yang sesuai syariat Islam, sebagaimana agama yang telah dianut oleh kakek malang tersebut. "Pemakaman ini juga sesuai protap rumah sakit. Semua biaya pemakaman ditanggung oleh pihak rumah sakit," ungkapnya, Senin (27/1). Almarhum Edi juga merupakan korban penelantaran sebuah ambulans yang telah membuangnya di sebuah gardu di Sukadanaham, Tanjung Karang Barat, Lampung, Senin (20/1). Sehari kemudian, Selasa (21/1), almarhum yang saat itu masih hidup dengan infus yang terpasang di lengannya, telah dilarikan ke RSUD A Dadi Tjokorodipo Bandar Lampung. Kondisinya makin parah, almarhum kemudian telah dirujuk ke RSUD Abdul Muluk. Namun, nyawanya tak tertolong sehingga meninggal dunia di rumah sakit tersebut setelah sehari mendapat perawatan. Editor : Dian Sukmawati