SUPPORT ONLINE

Konveksi Toko Abi
Dudi Santosa
Email
infokonveksiabi@gmail.com
Telepon
021 7327 969
Ponsel
0878 0818 9049
WhatsApp
085715470979
Facebook
konveksitokoabi
Google+
117124858159103443958
Alamat
Komplek Pajak Cipadu, JL. Kasuari Raya No 6, Kel. Cipadu Jaya, Kec. Larangan, Kota Tangerang
Konveksi-Seragam, 15155

Paket Umroh Terbaru

KONVEKSI SERAGAM DI BATU CEPER TANGERANG

KONVEKSI SERAGAM DI BATU CEPER TANGERANG Konveksi Toko abi melayani pemesanan pakaian seragam, seragam kerja, seragam kerja tambang, seragam PDH, seragam tk, seragam almamater, seragam sekolah, seragam pabrik, Seragam linmas, seragam satpol PP, seragam hotel, seragam rumah sakit, dll. Kami produksi berbagai jenis seragam kantor (kemeja seragam, celana jeans tambang, kaos olahraga, jaket, polo shirt, dll) ,kaos promosi, jas almamater, jaket almamter, kemeja kerja, kemeja promosi, kemeja komunitas,kaos event,rompi,seragam kerja, Training Olah-Raga jua lainnya. untuk keperluan Anda dengan selalu mengutamakan harga yang kompetitif, kualitas produk dan layanan profesional.Kami melayani pesanan seragam kerja pabrik ke seluruh pelosok indonesia.

Konveksi toko abi didukung workshop sendiri , dan penjahit nan sudah berpengalaman tahunan dalam mengerjakan berbagai keperluan seragam jua baju kerja. Dengan bekasl pengalaman yang kami miliki, kami siap memberikan pelayanan untuk anda. Ajuaya pelay

KONVEKSI SERAGAM DI BATU CEPER TANGERANG


saco-indonesia.com, Bagai jatuh tertimpa tangga, inilah yang telah dialami oleh Reza yang berusia 19 tahun , yang telah menjadi korban pemukulan di Jalan Dewi Sartika, Cililitan, Kramatjati, Senin (17/2) kemarin . Niat hati ingin memarahi sopir Kopaja yang akan menabraknya, pemuda ini malah dipukuli gerombolan ormas yang ada di dalam kendaraan tersebut. Kapolsek Kramatjati, Kompol Andini telah menuturkan, peristiwa itu telah terjadi sekitar pukul. 18:30. Reza telah menjadi bulan-bulanan penumpang yang tidak terima memarahi sopir atas mobil yang ditumpanginya. “Korban luka memar di wajahnya ,” kata kapolsek Senin (17/2) kemarin . Diceritakan Kapolsek, kejadian itu bermula saat korban yang akan menyeberang di samping Pusat Grosir Cililitan (PGC) nyaris ditabrak Kopaja 57 jurusan Kampung Rambutan – Blok M. Korban yang kaget pun langsung menggebrak bus 3/4 tersebut. “Dia teriak bawa mobilnya biasa saja dong,” kata Andini menirukan korban. Tanpa disadari, mobil tersebut ternyata berisi penumpang dari salah satu ormas. Tanpa komando, penumpang yang ada langsung turun untuk menghakimi Reza. “Korban kabur melarikan diri namun dapat ditangkap gerombolan itu dan langsung memukulinya,” ujar Andini lagi. Beruntung, tiga orang warga yang ada di sekitar dapat melerai aksi brutal kelompok ormas tersebut. Korban langsung dilarikan ke RS Budi Asih. “Korban pun saat ini masih shock dan sulit dimintai keterangan atas kasus pengeroyokan yang telah dialaminya,” imbuhnya. Polisi juga masih memburu pelaku pengeroyokan tersebut. Kasus inipun saat ini masih ditangani oleh Polsek Kramatjati. “Saksi yang berjumlah tiga orang itu yang kita mintai informasinya untuk dapat meringkus pelaku,” tuturnya. Editor : Dian Sukmawati
Mendekati puncak ibadah haji, ratusan ribu umat Islam tumpah ruah di kota suci Makkah. Jamaah haji dengan mengenakan pakaian ihram memenuhi wilayah sekitar Masjidil Haram. Seperti dilansir AFP, Sabtu (12/10), sekitar satu juta jamaah melaksanakan shalat Jumat terakhir pada musim haji tahun ini di Masjidil Haram. Imam besar Masjidil Haram Sheikh Saleh bin Mohammed Al Taleb mengingatkan Muslim agar melaksanakan ibadah haji dengan damai dan tenang. Dia juga meminta Muslim untuk bersatu dan mengakhiri perselisihan. Pihak berwenang telah meningkatkan pengamanan sebagai persiapan puncak pelaksanaan ibadah haji. Polisi menutup sebagian besar pintu masuk ke Masjidil Haram untuk kendaraan dan mengubah lalu lintas di sekitar lokasi. Untuk menghindari virus korona yang telah merenggut 51 nyawa di Arab Saudi dan polusi tinggi dari kendaraan, sejumlah jamaah dan petugas keamanan mengenakan masker. Mereka juga menutup kepala untuk melindungi diri dari sinar matahari yang menyengat. Otoritas setempat mengatakan sekitar 1,4 juta jamaah telah tiba dari luar negeri. Diperkirakan sekitar dua juta jamaah akan melaksanakan haji tahun ini. Jumlah tersebut turun tajam dari tahun lalu sebanyak 3,2 juta jamaah haji. Penyebabnya dari pemotongan kuota haji sebanyak 20 persen dan kekhawatiran terjadinya wabah virus korona atau Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS). Blok jalan dibangun di semua jalan menuju Makkah. Jamaah yang tidak memiliki surat izin resmi tidak diperbolehkan lewat. tahun ini, petugas keamanan ditempatkan di wilayah terpencil dan gurun untuk mencegah masuknya jamaah haji ilegal. Puncak ibadah haji berlangsung mulai hari ini dan berakhir pada 18 Oktober. Senin menjadi hari yang sangat penting dimana semua jamaah akan berkumpul di Padang Arafah. Pemerintah Arab Saudi menerjunkan 95 ribu petugas keamanan. Kementerian Dalam Negeri mengatakan pasukan keamanan tersebut terdiri dari tentara, penjaga nasional dan intelijen. Sumber : http://www.jurnalhaji.com Baca Artikel Lainnya : JAMAAH INDONESIA MENGINAP DI MINA