SUPPORT ONLINE

Konveksi Toko Abi
Dudi Santosa
Email
infokonveksiabi@gmail.com
Telepon
021 7327 969
Ponsel
0878 0818 9049
WhatsApp
085715470979
Facebook
konveksitokoabi
Google+
117124858159103443958
Alamat
Komplek Pajak Cipadu, JL. Kasuari Raya No 6, Kel. Cipadu Jaya, Kec. Larangan, Kota Tangerang
Konveksi-Seragam, 15155

Paket Umroh Terbaru

KONVEKSI JAS ALMAMATER DI KALIDERES TANGERANG

KONVEKSI JAS ALMAMATER DI KALIDERES TANGERANG Konveksi Toko abi melayani pembuatan pakaian seragam, seragam kerja, seragam kerja tambang, seragam PDH, seragam tk, seragam almamater, seragam sekolah, seragam pabrik, Seragam linmas, seragam satpol PP, seragam hotel, seragam rumah sakit, dll. Kami produksi berbagai jenis seragam kantor (kemeja seragam, celana jeans tambang, kaos olahraga, jaket, polo shirt, dll) ,kaos promosi, jas almamater, jaket almamter, kemeja kerja, kemeja promosi, kemeja komunitas,kaos event,rompi,seragam kerja, Training Olah-Raga jua lainnya. untuk keperluan Anda dengan selalu mengutamakan harga yang kompetitif, kualitas produk dan layanan profesional.Kami melayani pembuatan seragam kerja pabrik ke seluruh pelosok indonesia.

Konveksi toko abi didukung workshop sendiri , jua penjahit yang sudah berpengalaman tahunan dalam mengerjakan berbagai keperluan seragam jua baju kerja. Dengan bekasl pengalaman nan kami miliki, kami siap memberikan pelayanan untuk anda. Ajugaya pela

KONVEKSI JAS ALMAMATER DI KALIDERES TANGERANG


SURABAYA, Saco-Indonesia.com- Pusat Riset Penyakit Tropis Universitas Airlangga Surabaya menemukan senyawa aktif pada ekstrak batang pohon cempedak (Artocarpus champeden) dan sambiloto (Andrographis paniculata). Pada uji klinis, ekstrak cempedak dapat menyembuhkan pasien malaria dalam waktu lima hari pengobatan. Demikian disampaikan Aty Widyawaruyanti selaku Ketua Tim Riset Obat Antimalaria di Institut Penyakit Tropis Universitas Airlangga, Kamis (16/5/2013), di Surabaya. Penjelasan ini disampaikan saat kunjungan wartawan yang diadakan Kementrian Riset dan Teknologi. Dalam penelitian, jelas Aty yang juga peneliti dari Fakultas Farmasi Unair, diketahui beberapa senyawa aktif flavonoid terutama heteroflavanon C diketahui dpt melumpuhkan parasit malaria. "Uji klinis saat ini telah sampai pada fase kedua, yaitu pemberian pada pasien malaria," ujar Aty. Pengujian tahap kedua melibatkan 60 pasien. Pada pengobatan diberika dosis 2 tablet sehari. Setelah beberapa hari pasien tidak demam dan menggigil. Pada hari kelima pasien sembuh. Untuk dapat diproduksi dan dipasarkan, masih diperlukan dua tahap lagi dengan melibatkan lebih banyak pasien, " urainya. Obat ini juga harus ditinjau oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan. Cempedak sebagai obat malaria yang diteliti sejak tahun 2001 kini telah memperoleh paten untuk proses ekstraksi dan isolasi senyawa aktif. Pendaftaran patennya sebagai obat antimalaria. Bahan herbal yang dinamai Artoner ini dikemas dalam bentuk kapsul untuk ujicoba kepada pasien. "Produk riset farmasi ini, meski baru 70 persen menjalani tahap uji klinik sudah diminati oleh sebuah industri farmasi untuk diproduksi," tambah Kepala Laboratorium fitokimia herbal ITD, Achmad Fuad Hafid. Riset lain Penelitian cempedak untuk obat malaria, lanjut Aty, diilhami penggunaannya secara tradisional di Kalimantan untuk obat malaria dan larutan gosok pencegah gigitan nyamuk. Selain cempedak riset juga dilakukan pada tanaman serumpun yaitu nangka, keluwih, dan sukun. Namun khasiatnya tak sebaik cempedak. Sementara itu riset yang dilakukan pada tanaman herbal sambiloto juga menemukan senyawa antimalaria yaitu Androglafolida. Namun untuk tanaman herbal yang selama ini dikonsumsi sebagai jamu itu belum sampai ke uji klinik.   Editor :Liwon Maulana(galipat Sumber:Kompas.com
saco-indonesia.com, Seolah tidak bosan untuk merasakan dinginnya sel tahanan, AM alias Asep yang berusia (31) tahun telah kembali ditangkap oleh polisi terkait dalam kasus pencurian dengan kekerasan. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh ini diketahui telah ditahan sebanyak tiga kali. "Tersangka ini sudah tiga kali ditangkap dengan kasus yang sama. Korbannya biasanya perempuan," kata Kapolsektro Tambora Kompol Dedy Tabrani, di Mapolsek, Selasa (24/12). Dedy juga menjelaskan, tersangka yang disekujur badannya telah dipenuhi oleh tato ini telah ditangkap saat melakukan aksinya pada Kamis (19/12) sore sekitar pukul 18.45 WIB di Jalan KHM Mansyur, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Tersangka juga merupakan spesial perampas kalung emas. "Dari pengakuan tersangka, mereka telah mengincar kalung emas dengan alasan emas gampang untuk dijual," jelas Dedy. Tersangka yang ditangkap di wilayah Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat pada Selasa (24/12) siang terpaksa harus dilumpuhkan kakinya. "Tersangka kita lumpuhkan kaki kanannya saat berusaha untuk melarikan diri," ujar Dedy. Selain menangkap Asep, polisi juga sudah menangkap IW alias Buluk yang juga merupakan rekan tersangka. Keduanya telah dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. Editor : Dian Sukmawati