SUPPORT ONLINE

Konveksi Toko Abi
Dudi Santosa
Email
infokonveksiabi@gmail.com
Telepon
021 7327 969
Ponsel
0878 0818 9049
WhatsApp
085715470979
Facebook
konveksitokoabi
Google+
117124858159103443958
Alamat
Komplek Pajak Cipadu, JL. Kasuari Raya No 6, Kel. Cipadu Jaya, Kec. Larangan, Kota Tangerang
Konveksi-Seragam, 15155

Paket Umroh Terbaru

KONVEKSI JAS ALMAMATER DI CIMONE TANGERANG

KONVEKSI JAS ALMAMATER DI CIMONE TANGERANG Konveksi Toko abi melayani orderan pakaian seragam, seragam kerja, seragam kerja tambang, seragam PDH, seragam tk, seragam almamater, seragam sekolah, seragam pabrik, Seragam linmas, seragam satpol PP, seragam hotel, seragam rumah sakit, dll. Kami produksi berbagai jenis seragam kantor (kemeja seragam, celana jeans tambang, kaos olahraga, jaket, polo shirt, dll) ,kaos promosi, jas almamater, jaket almamter, kemeja kerja, kemeja promosi, kemeja komunitas,kaos event,rompi,seragam kerja, Training Olah-Raga jua lainnya. untuk keperluan Anda dengan selalu mengutamakan harga yang kompetitif, kualitas produk dan layanan profesional.Kami melayani orderan seragam kerja pabrik ke seluruh pelosok indonesia.

Konveksi toko abi didukung workshop sendiri , jua penjahit nan sudah berpengalaman tahunan dalam mengerjakan berbagai keperluan seragam juga baju kerja. Dengan bekasl pengalaman nan kami miliki, kami siap memberikan pelayanan untuk anda. Ajuaya pelay

KONVEKSI JAS ALMAMATER DI CIMONE TANGERANG


saco-indonesia.com, Seolah tidak bosan untuk merasakan dinginnya sel tahanan, AM alias Asep yang berusia (31) tahun telah kembali ditangkap oleh polisi terkait dalam kasus pencurian dengan kekerasan. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh ini diketahui telah ditahan sebanyak tiga kali. "Tersangka ini sudah tiga kali ditangkap dengan kasus yang sama. Korbannya biasanya perempuan," kata Kapolsektro Tambora Kompol Dedy Tabrani, di Mapolsek, Selasa (24/12). Dedy juga menjelaskan, tersangka yang disekujur badannya telah dipenuhi oleh tato ini telah ditangkap saat melakukan aksinya pada Kamis (19/12) sore sekitar pukul 18.45 WIB di Jalan KHM Mansyur, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat. Tersangka juga merupakan spesial perampas kalung emas. "Dari pengakuan tersangka, mereka telah mengincar kalung emas dengan alasan emas gampang untuk dijual," jelas Dedy. Tersangka yang ditangkap di wilayah Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat pada Selasa (24/12) siang terpaksa harus dilumpuhkan kakinya. "Tersangka kita lumpuhkan kaki kanannya saat berusaha untuk melarikan diri," ujar Dedy. Selain menangkap Asep, polisi juga sudah menangkap IW alias Buluk yang juga merupakan rekan tersangka. Keduanya telah dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. Editor : Dian Sukmawati
saco-indonesia.com, Bagai jatuh tertimpa tangga, inilah yang telah dialami oleh Reza yang berusia 19 tahun , yang telah menjadi korban pemukulan di Jalan Dewi Sartika, Cililitan, Kramatjati, Senin (17/2) kemarin . Niat hati ingin memarahi sopir Kopaja yang akan menabraknya, pemuda ini malah dipukuli gerombolan ormas yang ada di dalam kendaraan tersebut. Kapolsek Kramatjati, Kompol Andini telah menuturkan, peristiwa itu telah terjadi sekitar pukul. 18:30. Reza telah menjadi bulan-bulanan penumpang yang tidak terima memarahi sopir atas mobil yang ditumpanginya. “Korban luka memar di wajahnya ,” kata kapolsek Senin (17/2) kemarin . Diceritakan Kapolsek, kejadian itu bermula saat korban yang akan menyeberang di samping Pusat Grosir Cililitan (PGC) nyaris ditabrak Kopaja 57 jurusan Kampung Rambutan – Blok M. Korban yang kaget pun langsung menggebrak bus 3/4 tersebut. “Dia teriak bawa mobilnya biasa saja dong,” kata Andini menirukan korban. Tanpa disadari, mobil tersebut ternyata berisi penumpang dari salah satu ormas. Tanpa komando, penumpang yang ada langsung turun untuk menghakimi Reza. “Korban kabur melarikan diri namun dapat ditangkap gerombolan itu dan langsung memukulinya,” ujar Andini lagi. Beruntung, tiga orang warga yang ada di sekitar dapat melerai aksi brutal kelompok ormas tersebut. Korban langsung dilarikan ke RS Budi Asih. “Korban pun saat ini masih shock dan sulit dimintai keterangan atas kasus pengeroyokan yang telah dialaminya,” imbuhnya. Polisi juga masih memburu pelaku pengeroyokan tersebut. Kasus inipun saat ini masih ditangani oleh Polsek Kramatjati. “Saksi yang berjumlah tiga orang itu yang kita mintai informasinya untuk dapat meringkus pelaku,” tuturnya. Editor : Dian Sukmawati